
Selama ini mungkin hatiku telah tertawan oleh CINTA ,terpenjara oleh rasa
takut , takut kehilangan CINTA bukan takut terluka , saat CINTA kian begitu
indah kurasakan , ia membuat diriku menjadi gila , mambutakan mata ,
menulikan telunga , memenjarakan akal tak brdaya , mambuat mulut terdiam
tak bersuara ,namun dalam kegilaan itu hatku menemukan penyucian dan
penyatuan abadi ,sedang dalam ketak berdayaan ,hati memeluk keindahan
diantara rasa takut dan harapan , Dan dalam dimensi sebuah cinta
,Sesunguhnya mata dapat melihat kebenaran yang sesungguhnya, Telinga
mampu mendengar sebentuk bisikan dari lorong jiwa ,Lalu mulut tak henti-
hentinya menyanyikan musik dari surga .sedang CINTA tsb tak lain adalah hanya
CINTAku kepadamu yang memang muncul dari dalam hatiku bukan dari dasar
pikiranku , aku tak mampu mengusir ataupun menghindarinya , walau ia begitu
jauh dariku .
Selama ini pula aku selalu ingin mengungkap semua rahasia yang tersembunyi
dibalik kilatan cahaya CINTA ,namun bukan rahasia itu yang kutemukan
melainkan sebuah kebingungan yang kerap kali menjadi kabut tebal bagi
imajinasiku ,semakin aku ingin lebih jauh mengungkap rahasia CINTA maka
kebingungan itu semakin jelas terlihat dalam benakku ,sungguh tak pernah
kupahami apa yang sebenarnya tersembunyi di balik biasan CINTA tsb ,Sebuah
CINTA yang selalu membawaku ke tepi kedukaan …. Sebuah CINTA yang selalu
mengantarkanku pada jurang kesedihan yang amat gelap dan menakutkan .
apakah selamanya CINTA itu kan menjadi misteri yang tak pernah mungkin
terpecahkan olehku……?aku bingung …. Aku jenuh … aku bosan dengan diriku ini
…. .aku ingin mencari kedamaian … ketenangan dan keindahan CINTA …. Tapi
kemana akan ku cari semua itu … dimana akan ku temukan semua itu …..
sedang kutahu sendiri CINTA seringkali melemahkanku membuat aku selalu
putus asa …..dan aku tahu sendiri CINTA itu telah pegi bersama CINTA lain …
Sungguh besar aku terlalu berharap kepada CINTA yang selalu membuat aku
percaya diri ini , namun mengapa kurasakan ia begitu jauh untuk ku gapai
bahkan ku jamah , apakah benar bila aku memang sudah di takdirkan selalu
berbagi hati hanya dengan kesunyian dan kesendirian , sungguh betapa aku
selalu berharap kalau aku dapat selalu berbagi hati dengan orang yang aku
CINTAi , karena tak mampu ku ingkari bahwa tak ada yang lebih berarti dalam
diriku kecuali CINTA yang selama ini terus aku pendam . Tak mampu jika aku
harus berpaling saat CINTA mulai hadir damaikan hidupku , saat ia sedang asyik
bermain dengan hatiku , aku tak berani mengusiknya , dan sekarang begitu
dalam aku merasakanya namun mengapa saat aku begitu yakin dengan CINTA
itu ia pergi begitu saja sebagaimana banyak CINTA yang dulu pernah menyentuh
kehidupanku . Sungguh berat aku untuk menjalani semua ini … melalui semua
duka yang terus datang silih berganti ….
Mengapa saat CINTA hadir ingin menguatkan diri kita justru kita tak kuat
dengan apa yang ia beri …. Saat waktu berhenti kosong … jiwa ini terjulur tak
berdaya … lalu diri ini terdiam menjadi hampa tanpa kehangatan kasih sayang
sang cinta …. dan di setiap waktu itu datang ,aku terbang dengan sayapku yang
terluka ,lalu akupun terjatuh tak berdaya … mengerang kesakitan … tak ada
yang datang … tak ada secawan air yang menghilangkan dahagaku … tak
penawar yang menyembuhkanku … dan aku hanya mamapu meratap CINTA yang hilang dengan kesakitanku ini . Sekarang aku sadar bahwa aku tak kan mampu memiliki CINTA yang aku
harapkan itu …. Sekarang aku tahu bahwa aku ini memang seorang dungu yang
tak pantas merasakan indah dan bahagianya CINTA dan lebih pantas selalu
merasakan perihnya duka dalam tangis yang tersedu-sedu … .sekarang aku
mengerti jika semua CINTA yang aku rasakan hanya dapat kubayangkan dan
kuhayalkan ….. sekarang aku tak lebih dari bagian orang-orang bodoh …. Idiot
dan gila yang mengharap akan adanya seorang wanita yang menjaga dan
merawat juga mencintainya dengan sepenuh hati ….. sekarang aku semakin
paham bahwa hidupku akan selalu dipenuhi dengan penderitaan …. Sekarang
aku sadar bahwa selama ini aku hanya bermimpi …….. dan hanya bisa meraih
semua CINTA yang pernah menyentuhku hanya lewat mimpi tak nyata … semu
juga tak berarti ….
Kini diriku semakin tak berarti oleh semua yang ingin aku raih … ingin aku
jadikan nyata , semua itu hanya ada dalam cerita fiksiku , aku salah karena
telah menduga dan mengira bahwa aku dapat hidup bahagia dengan CINTA lain
yang memang aku rasakan keberadaanya dalam hatiku , aku bodoh karena
menganggap semua kan baik-baik saja dan akan merubah diriku jadi lebih baik
jika mengikuti suara hatiku …… ternyata semua sama saja …. Semua tetap
seperti dulu …. Semua tidak berubah jadi baik dan tak merubah diriku jadi
lebih baik … kembali aku harus tertindas oleh pedihnya luka hati …. Meratap
sendiri kala malam menjadi teman bagi kesunyian …..
Di bawah temaramnya malam aku terdiam,Akupun semakin menyadari,Bahwa
aku kan kehilangan orang yang cintai,Bahwa semua yang kuharapkan hanya kan
meinggalkan kenangan,Sadang yang tersisa hanyalah sebuah perihnya luka …..
Aku melihat diriku sendiri memulai hari2 dari senja,tetapi aku tak tahu kapan
dan dimana jejak kakiku akan berhenti,yang ku ku tahu aku akan lelah dengan
kepedihan dan penderitaan ini,lelah dengan takdir yang terus menghantamku
hingga seperti ini ,bagai raung gelombang yang angkuh ketika menghantam
angin kencang……di antara celah2 selubung kelelahan itu aku selalu mengharap
ada butiran2 mutiara yang berkilauan ,mutiara2 yang menyelimutiku di
sepanjang malam ,yang kerlipnya memancar di sela2 permukaanya ,layaknya
cahaya bintang dalam gebyar tarian malam yang kadang terang dan beberapa
saat menjadi redup.
Tapi sampai kapankah aku terus seperti ini ….terus melalui hari dengan
kehampaan …. Terus menjadi sahabat bagi kesendirian di malam-malam yang
panjang …
Tidak ada komentar:
Posting Komentar